Selasa, 29 Oktober 2013

Memilih Toyota Limo Eks Taksi, Trik Beli Mobil Bekas Taksi, Harga Miring Tampang Maksimal


Kalau kita jeli banyak keuntungan dari membeli mobil eks taksi atau bekas taksi, terutama dari sisi ekonomis.
Standar mobil taksi (Toyota Limo) tidak banyak banyak berbeda dari Toyota Vios, begitu juga Toyota New Limo tidak banyak berbeda dengan Toyota New Vios
Perbedaan mendasar ada di sisi Optionalnya saja, seperti:
·         Power Window
·         Standar Jok Mobil
·         Doortrim
·         Speedometer
·         Velg
Beli mobil bekas taksi, kenapa tidak? Dengan sudah diganti kelir baru dan  pelek racing, tidak ada kesan bekas taksi. Harganya juga cukup miring dibanding mobil bekas biasa.

Sejatinya, tidak hanya mobil bekas taksi dengan merek Toyota Vios -yang kemudian dinamai Limo-yang dijual ke umum. Tetapi juga bekas taksi argo meter, taksi meter untuk eksekutif dengan merek Toyota Crown dan berbagai merek eks rental.

"Di Blue Bird, taksi yang sudah berumur 5 tahun, kami remajakan dengan dijual kepada umum. Sebelum itu dipelat hitamkan, mobil diperbaiki pada unit mobil jual, termasuk ganti cat dan perbaikan lainnya sehingga mobil langsung layak jalan," ujar Teguh Wijayanto, Head of Public Relations Blue Bird Group.

Padahal sejatinya, masa berlaku taksi sesuai izinnya 7 tahun. Bahkan di daerah masa berlaku mobil untuk taksi hingga 10 tahun. Intinya, setiap daerah berbeda-beda durasi mobil untuk taksi. Kalau Blue Bird Group memilih 5 tahun, lanjut Teguh, karena menilai mobil itu masih sangat layak jalan.

"Apalagi kalau di Blue Bird kan tahu sendiri, perawatannya berkala. Di sini, mobil lecet sedikit saja tidak boleh beroperasi loh," Teguh berpromosi.

Opsi lainnya, pelek diganti dengan racing. Lalu, emblem Vios kembali dipasang menggantikan Limo. Pada intinya, optionalnya sangat beragam. Termasuk bisa mengganti pelek engkol (manual) dengan yang otomatis. Pilihan beragam itu tentunya untuk memberikan banyak pilihan kepada calon pembeli.

Namun yang menggoda, Toyota Vios keluaran 2005 itu dijual dengan harga relatif murah. Yakni antara Rp 80-85 juta. Bahkan bisa turun menjadi Rp 77 juta seperti sekarang karena melalui progran discount.

Program ini dibuka pada moment khusus seperti sekarang karena ulang tahun Blue Bird, Lebaran dan tahun baru. Toh, harga bisa fluktuatif sesuai hukum ekonomi. Tapi jika dibanding harga mobil bekas biasa, Vios untuk tahun 2005 dan 2006 berkisar Rp 110-120 juta.

Pembeliannya juga dipermudah. Saat ini, Blue Bird menggandeng 4 lembaga leasing yang siap membantu calon pembeli mendapatkan unit bekas taksi Blue Bird ini.

"Namun kalau mau dengan lembaga leasing di luar yang kami sediakan, boleh kok dengan yang lain karena mungkin sudah kenal baik. Intinya, di sini boleh dengan cara leasing dan juga tunai," lanjut mantan wartawan berusia 42 tahun ini. (mobil.otomotifnet.com)
Sedangkan untuk yang lainnya sama/ tidak ada bedanya antara Limo dan Vios, dengan upgrade penampilan sedikit, urusan gengsi tidak akan kalah, dari sisi harga jelas kelihatan bedanya, nah tinggal yang dicermati adalah dari sisi kualitas mobilnya.

 

Bagian esteriornya. Bodi bekas taksi tak lagi mulus, itu sudah pasti. Karena jarak tempuhnya sudah banyak karena dipakai tiap hari di jalanan. Tipe yang umun digunakan adalah tipe SLi, sementara di pasaran paling rendah adalah GLi.
    Lihat lampu utamanya, apakah sudah terlihat kusan reflektornya karena sering dipakai di malam hari.
    Perhatikan lekukan bodi mobilnya, apakah masih sempurna atau tidak. Kerapian cat mobil juga harus diperhatikan dengan teliti. Maklum, mobil bekas yang dijual biasanya sudah mengalami proses pengecatan ulang.
    Lihat juga nat (lekuk pada bodi) di pintu. Biasanya memang terlihat mulus catnya, tetapi lekukannya akan terlihat terlalu membulat, tidak melancip seperti aslinya. Ini mungkin karena dempul sebelumnya sempat diperbaiki.
    Perhatikan atapnya. Pastikan tidak ada dempul bekas lampu taksi yang dibor di tengah-tengahnya. Ketok-ketokkan dengan jari Anda, jika suaranya terdengar tidak nyaring pasti bagian ini sudah didempul untuk menutupi lubang bekas dudukan lampu dan jalur kabelnya.
    Cek juga bagian depan mobil yang mempertemukan besi dengan fiber, perhatikan apakah spakbornya sudah rapat ke kap mesinnya atau belum.
    Bagian interior. Perhatikan semua fitur yang ada di dalam interior apakah semua masih berfungsi dengan baik.
    Bagian mesin. Mesin mobil eks taksi sebelumnya bekerja begitu keras, karenanya perhatikan betul ada bagian ini, masih haluskah atau malah bersuara kasar. Perhatikan berbagai komponen mesinnya, pilih yang paling rapi dan berkondisi baik.
    Dan bagian terakhir yang penting diperhatikan adalah bagian kaki-kakinya. Taksi yang berjalan di jalanan sampai 12 jam tentu banyak sekali menemui hambatan, entah itu polisi tidur atau jalanan yang tidak rata dan berlubang yang membuat suspensinya harus bekerja ekstra keras.

sumber

Tidak ada komentar:

Posting Komentar