Sabtu, 26 Oktober 2013

Innova 2.5L Serasa Fortuner Diesel


Kendaraan apa yang dibutuhkan sebuah keluarga Indonesia untuk mengangkut seluruh anggota keluarga, membawa barang banyak, sekaligus bisa dibanggakan? Sebuah mobil yang multifungsi tentu menjadi pilihan.

Sebuah keluarga boleh-boleh saja memiliki sedan mewah yang harganya ratusan juta atau mencapai Rp 1 milyar atau SUV besar yang prestisius, namun tetap Toyota Kijang harus ada di garasinya.

Agar tidak ketinggalan jaman, Kijang terus melakukan pembenahan hingga saat ini dikenal dengan nama Innova. Kehadirannya tetap berhasil memikat keluarga Indonesia dengan popularitas tinggi. Guna mengetahui apa saja kelebihan Innova yang baru saja dilakukan face-lift.


Masuk ke dalam kabin, daya tarik utama Innova adalah ruang yang lega. Innova memberi ruang yang lapang bagi kepala dan kaki. Bangku baris kedua dan ketiga bisa diisi enam penumpan. Ditambah dengan bagasi yang juga terbilang luas, apalagi bangku baris ketiga yang bisa dilipat ke atas memberikan ruang lebih dan lapang. Lengkap sudah predikatnya sebagai mobil keluarga.

Di bagian dashboard, Toyota kini memberi sentuhan warna baru yang membuatnya berkesan mewah dengan kualitas material yang baik. Bahkan tipe ini pun sudah dilengkapi pendingin ruangan (AC) double blower sehingga tak perlu lagi bantuan semburan di level tinggi dari panel AC depan agar hembusan sampai ke jok paling belakang.

Karena waktu yang diberikan Toyota Astra Motor untuk melakukan ujicoba cukup panjang, Innova Diesel lebih banyak dipergunakan sebagai kendaraan sehari-hari berpergian dari rumah ke kantor atau bertemu dengan beberapa nara sumber di berbagai tempat keramaian.

Kesan pertama saat melaju bersama Blue Mica Metallic ini, tak berbeda jauh dengan Fortuner Diesel. Apalagi beberapa waktu lalu, Toyota meminjamkan Fortuner Diesel sebagai kendaraan mudik kami ke Bandung. Wah ini dia, Kijang Innova rasa Fortuner Diesel.

Model baru Innova memang tidak mengalami banyak perubahan pada segi eksteriornya. Tampilan barunya tampak pada desain grille baru, bumper depan, bumper belakang, dan lampu belakang. Meski bisa dibilang Toyota bermain 'aman' dengan tidak merubah drastis penampilan Innova, tapi minor change tersebut sedikit banyak meningkatkan citra kemewahan dan eleganitas secara keseluruhan. Sayang desain velg tampak 'biasa' pada varian paling rendah dari keluarga Innova itu.

Sebagai sebuah mobil keluarga, Innova dibekali mesin diesel yang lebih dari cukup. Berkapasitas 2.5 liter 16-valve DOHC D-4D, Innova E diberi tambahan teknologi diesel turbo Commonrail yang akan membuat Anda kagum akan performanya. Selain membuat akselerasi terasa lebih responsif, teknologi ini juga membuat Innova lebih irit bahan bakar dan ramah lingkungan dengan kadar emisi rendah.

Terbukti saat pedal gas diinjak, tenaga 102 hp pada 3.600 rpm bereaksi cepat dan tidak butuh waktu lama untuk mencapai kecepatan 100 km/jam. Saat melewati tanjakan curam, torsi Innova yang besar 259 Nm pada 1.600-2.400 rpm sangat membantu MPV seberat 1.635 ton tersebut bergerak secara meyakinkan.

Ini bisa dibuktikan saat Innova diajak melaju ke arah Bogor. Masuk dari tol Simatupang menembus Jagorawi bukan suatu pekerjaan berat bagi pengemudinya. Tak butuh waktu lama kalau hanya sekadar sampai di Bogor. Hanya saja gaya menyetirnya perlu diubah, Innova dengan body gambotnya akan lamban kalau pedal gas diinjak konstan, tapi coba sesekali diayun mirip gaya pengemudi bus luar kota, woow dijamin tenaganya akan melejit.

Meski gaya menyetir mirip pengemudi bus, Anda nggak perlu khawatir dengan bawaan di belakang. Penumpang yang berada di baris ketiga pun tetap nyaman apalagi di baris kedua. Melalui spion, saya melihat bagaimana mereka tertidur dengan pulas. Kocek di kantong pun nggak perlu khawatir bakal terkuras untuk membeli solar. Kalau hanya untuk perjalanan Jakarta Bogor (PP) jarum digital penunjuk bahan bakar nggak bergerak. Dalam hitungan konvensional, pulang pergi perjalan Jakarta Bogor (90 km) paling banter hanya menghabiskan sekitar empat literan. Irit dong!

Sebagai kendaraan sehari-hari, Innova Diesel nyaman dikendarai nggak bikin bete sekali pun harus menembus kemacetan. Suara dieselnya juga nggak akan terdengar dari dalam kabin, apalagi kalau ditemani dengan suara musik yang keluar dari sound yang cukup mumpuni.

Hanya saja, jangan lengah terutama kalau lagi antri di tengah kemacetan, jaga jarak aman karena Innova Diesel nggak enak kalau di rem mendadak. Anda akan mendapat omelan habis-habisan dari penumpang di belakang karena mereka akan tersentak ke depan.

Daya tarik lainnya, tentu saja kebesaran merek Toyota menjadi jaminan Anda untuk membeli Kijang Innova. Apalagi jaringannya yang sangat luas akan membuat Anda semakin nyaman saat bepergian keluar kota. Bagaimana?

sumber

Tidak ada komentar:

Posting Komentar